BIKIN GEMPAR: Rumah milik AH di Dusun Ngayunan, Desa Kedungringin, Beji, yang terbakar|(photo by radar bromo)
BEJI- Kebakaran mengejutkan warga Dusun Ngayunan, Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, pada Kamis (2/7) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Api tiba-tiba membesar dan melahap sebuah rumah milik warga berinisial AH (43), membuat warga sekitar panik saat melihat kobaran api dan asap tebal membubung di tengah malam.
Sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut segera berusaha melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya, sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan. Upaya tersebut dilakukan agar api tidak merambat ke rumah-rumah di sekitar lokasi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 40 juta akibat sebagian bangunan rumah hangus terbakar.
Kapolsek Beji, Kompol Akhmad Sukiyanto, menjelaskan bahwa pihak kepolisian segera mendatangi lokasi begitu menerima laporan dari warga. Bersama petugas pemadam kebakaran, polisi kemudian melakukan pengamanan area dan membantu proses pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan para saksi, ditemukan fakta bahwa korban diketahui tinggal seorang diri tanpa pendamping keluarga dan diduga mengalami gangguan jiwa. Kondisi ini menjadi salah satu perhatian penyidik dalam proses pendalaman kasus.
“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa dan tinggal sendiri di rumah tersebut tanpa didampingi keluarga. Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kapolsek.
Pihak kepolisian juga mencatat bahwa aliran listrik di rumah korban maupun rumah warga sekitar tidak mengalami pemadaman saat kejadian. Fakta ini turut menjadi bahan penyelidikan untuk menelusuri kemungkinan sumber api.
Hingga saat ini, aparat kepolisian bersama perangkat dusun dan warga setempat masih melakukan pengumpulan keterangan serta olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.(red/lis)
Posting Komentar